GPT-5 Hadir di ChatGPT
Teknologi

GPT-5 Hadir di ChatGPT, Pengguna Bisa Pilih Kepribadian AI Sesuai Mood?

Dengan peluncuran GPT-5, OpenAI memperkenalkan sejumlah fitur baru yang membuatnya lebih cerdas dan personal. Pengguna ChatGPT kini dapat memilih kepribadian AI sesuai mood mereka, dari sarkastik hingga empatik. Sam Altman, CEO OpenAI, juga mengungkapkan bahwa fitur GPT-5 cukup membuatnya “takut” karena potensi yang dimiliki.

Personalisasi Kepribadian AI

GPT-5 dilengkapi dengan fitur pemilihan model otomatis, memungkinkan pengguna memilih “karakter” AI sesuai mood mereka:

  • Cynic: Jawaban tajam bernada sarkastik.
  • Listener: Respons empatik dan penuh pengertian.
  • Nerd: Penuh trivia dan pengetahuan unik.
  • Robot: Jawaban kaku dan mekanis ala mesin.

Dengan fleksibilitas ini, GPT-5 tidak hanya pintar, tetapi juga terasa seperti asisten pribadi dengan gaya tersendiri.

Suara Lebih Natural dan Terhubung ke Layanan Google

Fitur Voice Mode di GPT-5 juga mendapatkan peningkatan besar, memungkinkan interaksi yang lebih alami dengan intonasi dan gaya bicara yang bisa disesuaikan dengan instruksi pengguna, mulai dari cepat hingga lambat, serta bernuansa tertentu sesuai suasana hati.

Pengguna ChatGPT Plus dapat menikmati respons suara hampir tanpa batas, sementara pengguna gratis memiliki jatah penggunaan terbatas setiap hari. Versi lama Voice Mode akan dihentikan dalam 30 hari dan digantikan dengan versi yang lebih canggih.

Integrasi dengan Layanan Google

Minggu depan, pelanggan Pro dapat menghubungkan layanan seperti Gmail, Google Calendar, dan Google Contacts langsung ke ChatGPT. Integrasi ini memungkinkan AI untuk membantu memeriksa jadwal, mengatur rapat, dan menulis email tanpa perlu berpindah tab.

GPT-5 dan Visi Masa Depan AI

GPT-5 diproyeksikan menjadi model AI yang semakin menyatu dengan kehidupan sehari-hari. Kemampuan untuk memahami konteks panjang, kustomisasi kepribadian, dan reasoning yang lebih cerdas menjadikan GPT-5 lebih dari sekadar alat bantu.

OpenAI berusaha mengurangi beban pengguna dalam memverifikasi hasil AI dengan peningkatan ini. “Semakin pintar penalarannya, semakin sedikit pembersihan yang perlu dilakukan pengguna,” kata TechRadar.

Potensi GPT-5

GPT-5 berpotensi menjadi kebiasaan harian seperti halnya smartphone, mampu memecah pertanyaan rumit, menganalisis tiap bagian, dan memberikan jawaban relevan. Sistem ini juga dapat memberi tahu pengguna apabila ada kekosongan informasi, alih-alih memberikan jawaban yang salah.

Link: https://klepoon.com/